Review xiaomi mi A1

review xiaomi mi a1

Xiaomi Mi A1 Indonesia

Review xiaomi mi A1 – Mi a1 merupakan smartphone yang dirilis pada bulan september tahun 2017 oleh xiaomi, yang telah mengadopsi dual kamera, dan di tujukan untuk konsumen kelas menengah.

Keunikan lain dari Mi A1 terletak pada pemanfaatan program Android One, pertama kalinya di smartphone buatan Xiaomi. Lalu untuk mengunci dominasinya di segmen mid-range, spesifikasi mumpuni, kamera canggih dan desain menawan di Mi A1 dijajakan di rentang harga super-kompetitif.

Penawaran ini memang terasa terlalu manis untuk jadi kenyataan, membuat kita bertanya-tanya, apakah Mi A1 bisa memenuhi semua janjinya? Xiaomi merespon pertanyaan itu dengan memberikan saya kesempatan buat menguji produk ini secara langsung dan personal. Silakan simak ulasan lengapnya di bawah ini.

Desain Mi A1

Mi A1 memiliki dimensi 155,4×75,8mm, berketebalan hanya 7,3mm, dengan bobot 165-gram. Tekstur matte pada permukaan handset terasa halus di tangan – malah sedikit terlampau licin buat saya. Antena diposisikan di ujung punggung atas dan bawah, dan di varian hitam ini, bagian tersebut tersamarkan dengan baik.

Bagian tepinya memang tidak betul-betul membulat, namun lengkungannya tetap memastikan handset nyaman di genggaman. Kesan ‘utuh’ tersebut dipertegas lagi oleh layar 5,5-inci 2.5D di sana.

Pengguna device Xiaomi akan kembali menemukan penempatan tombol yang familier: tiga tombol kapasitif ber-LED ada di bawah layar, tombol mekanis volume dan power ada di sisi kanan – keduanya berada di area jempol, lalu sensor sidik jarinya ditempatkan di area tengah punggung Mi A1 sehingga mudah dijangkau jari telunjuk. Selanjutnya, tray kartu SIM dan microSD diletakkan di sebelah kiri.

Layar Mi A1

Dengan layar 5,5-inci, Mi A1 sudah bisa dikategorikan sebagai phablet. Panel LTPS (low temperature polysilicon) IPS tersebut menghidangkan resolusi full-HD 1080×1920, memiliki kepadatan 403ppi dan rasio ke tubuh sebesar 70,1 persen, juga telah diproteksi oleh lapisan Corning Gorilla Glass 3.

smartphone ini memungkinkan pengguna untuk meredupkan layar ke level paling rendah. Setting ini biasa saya gunakan ketika bermain smartphone di kamar sebelum tidur. Panel tersebut juga sangat terang, efektif dalam melawan teriknya sinar matahari sewaktu Anda harus menggunakan Mi A1 di ruang terbuka.

Android One

Kemungkinan besar, nama Mi A1 terinspirasi dari program Google yaitu Android One, dengan versi OS 7.1.2 – Nougat. Saya jarang sekali mengoperasikan perangkat yang masuk program Android One, namun dari pengalaman menjajal Mi A1, saya melihat sejumlah kesamaan dengan arahan desain MIUI; walaupun menurut saya pribadi, user interface custom racikan Xiaomi itu lebih simpel, atraktif dan intuitif.

Kamera Mi A1

Tentu saja, kamera-lah yang menjadi atraksi utama di Mi A1. Komposisi kamera ganda handset ini hampir menyerupai Mi 6. Di sana ada sensor 1µm 12Mp berlensa telephoto 50mm f/2.6 dan satu lagi sensor 1.25µm 12Mp wide-angle 26mm f/2.2. Proses fotografi dibantu oleh fitur PDAF, optical zoom sebesar 2 kali, serta dual flash LED. Tapi berbeda dari handset flagship Xiaomi itu, Mi A1 tidak mempunyai optical image stabilization dan fokusnya bekerja lebih lambat.

Selama ditunjang cahaya yang mencukupi, Mi A1 mampu mengabadikan momen dengan tingkat detail tinggi dan warna yang kaya. White balance-nya akurat, sanggup menyajikan detail di zona terang dan gelap berkat tingginya dynamic range, kemudian ujung objek juga tersaji tajam.

Kamera telephoto sendiri sangat membantu ketika zoom harus dilakukan. Mutunya hampir menyamai kamera utama – terutama dari segi detail, warna dan dynamic range.

Efek stereo bisa diaktifkan dengan menekan tombol di menu app kamera. Ada beberapa syarat untuk mendapatkan foto bokeh yang optimal: kondisinya tidak boleh terlampau gelap, dan objek target tak boleh terlalu dekat atau melebihi jarak 2,5m dari kamera. Jika seluruh hal itu terpenuhi, Anda akan memperoleh efek bokeh yang natural.

Di low-light, foto-foto Mi A1 terlihat lembut, tapi jangan harapkan mempunyai detail tinggi. Hasilnya penuh noise, dan tak jarang gambar jadi blur karena absennya OIS.

Hardware Mi A1

Mi A1 menyimpan susunan hardware yang tergolong mumpuni untuk handset kelas menengah, dan ini selalu menjadi kekuatan utama produk-produk Xiaomi. Di brand lain, mungkin Anda ditawarkan harga beberapa ratus ribu rupiah lebih mahal. Ini dia rincian spesifikasinya:

  • Chip Qualcomm MSM8953 Snapdragon 625
  • CPUocta-core Cortex-A53 2,0GHz
  • GPU Adreno 506
  • Memori RAM 4GB
  • Penyimpanan internal 64GB
  • Baterai Li-Ion 3.080mAh

Meskipun baterai 3.080mAh di sana tidak terlihat spektakuler (Redmi Note 4 mempunyai baterai 4.000mAh), pemakaian Snapdragon 625 dan pengoptimalan sistem dari Google membuatnya jadi lebih awet dibanding handset dengan baterai 3.000mAh lain.

Dalam satu kali isi ulang, Mi A1 siap menemani saya beraktivitas seharian penuh. Proses isi ulang juga jadi lebih mudah berkat port USB type-C yang ‘reversible‘, dan produsen tak lupa mencantumkan teknologi fast charging.

Snapdragon 625 dan RAM 4GB sudah lebih dari cukup buat menangani aplikasi-aplikasi chat, sosial media, software produktivitas, hingga game 3D.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *